Korupsi : Semua Berawal Dari Hal Kecil
Sudah sekitar sebulan lamanya tidak meng-update blog, karena disibukkan dengan berbagai urusan di kampus. Kali ini saya akan berbagi cerita yang mungkin sering terjadi oleh beberapa orang di sekitar kita.
Saat ini, saya sedang mendapatkan amanah sebagai HPD pada kepanitiaan Open House Fasilkom UI 2008. Salah satu tugas saya ialah mengururus pembuatan dan penyebaran poster. Nah, ceritanya ketika desain sudah jadi saya di temani ari(baca: zebew) untuk pergi ke suatu percetakan di bilangan Jakarta Selatan, tujuannya tentu saja untuk mencetak poster. Saat itu, sudah hampir sore dan cuaca agak mendung karena habis hujan. Setelah sampai di percetakan, ternyata yang ngurusin percetakan sedang pergi. Akhirnya, saya dan zebew harus menunggu hingga Maghrib tiba.
Setelah sholat maghrib di masjid terdekat, saya kembali lagi ke percetakan yang tadi. Sesampainya, langsung saja saya menyatakan maksud dan tujuan kedatangan kami, lalu terjadilah tawar-menawar harga. Saya memesan poster ukuran A3 sebanyak 1 rim, dan leaflet ukuran seperempat A4 sebanyak 4 rim. Setelah terjadi diskusi yang tidak terlalu rumit, si Bapak (yang punya percetakan) memeberikan solusi percetakan dengan sistem ‘numpang’ sehingga harganya menjadi lebih murah. Saya mencoba menawar, tapi tidak berhasil. Saya setuju saja karena memang sudah cukup murah dan harganya sudah di bawah budget yang dianggarkan. Setelah itu saya pamit dengan sebelumnya dijanjikan semuanya akan selesai dan siap diambil pada 3 hari kedepan pukul 9.
Tiga hari berikutnya,

